Warganet Korea Selatan, Ramai-ramai Serang Cristiano Ronaldo

Bintang andalan milik dari Juventus, yakni Cristiano Ronaldo harus mengalami serangan bully dari warganet Korea Selatan. Semua ini terjadi setelah pemain termahal di Seria A ini tak tampil dalam laga ujicoba di negara terkenal dengan ginseng nya.

Cristiano Ronaldo hanya menjadi penghangat bangku cadangan dimana timnya, Juventus tengah beruji coba kontra K-League All Stars di Seoul World Stadium, Jumat (26/7/2019) lalu. Fans yang telah jauh hari membeli tiket demi melihat penampilan suami dari Georgina Rodriguez, begitu geram bukan main.

Tiket yang berjumlah 62 ribu tiket diketahui terjual habis dalam kurun waktu tak sampai 3 jam setelah tahu Cristiano Ronaldo akan tampil dalam laga tersebut. Namun kejadian berbeda seperti perkiraan, selain itu juga sesi tanda tangan yang harusnya dilakukan Ronaldo malah ditunda menjelang kick-off setelah keterlambatan pihak Juventus yang berkunjung ke negara ginseng tersebut.

Fans yang kecewa dan serta kesal pada prosesnya mengajukan gugatan kepada penyelenggara, The Fasta. The Fasta sendiri menjelaskan bahwa Juventus mengakui bahwa insiden di Korea terjadi karena kesalahan mereka.

Diketahui kekesalan yang dirasakan para fans asal Korea Selatan tak berhenti di gugatan atas pihak penyelenggara saja. Banyak dari mereka yang mulai menyerbu media sosial pribadi Cristiano Ronaldo, termasuk dari Instagram pribadi Ronaldo.

Banyak dari mereka yang menuliskan komentar-komentar yang beraksara hangul di akun pribadi Cristiano Ronaldo. Selain itu pun, ada yang mengirim mosaik gambar Lionel Messi yang diketahui merupakan rival utama dan serta pesaing terbesar CR7 dalam dunia sepakbola.

“Dia telah mengkhianati 60.000 penonton yagn ingin menyaksikan nya dan meremehkan kami (penggemarnya),” tulis salah satu warganet yang menghadiri pertandingan di kolom komentar Instagram Ronaldo.

Sementara banyak juga penggemar dari mega bintang asal Portugal ini menuliskan komentar lain. Mereka telah menuntut agar Cristiano Ronaldo melakukan permintaan maaf atas kejadian tersebut.