Resmi, Aaron Ramsey Penerus Nomor 8 Milik Claudio Marchisio

Setelah Claudio Marchisio Memutuskan untuk pergi dari Juventus, nomor punggung 8 akhirnya diserahkan kepada Aaron Ramsey. Marchisio sendiri tak begitu bermasalah atas keputusan tersebut, malah dirinya mendukung Ramsey sebagai penerus nomornya.

Nomor punggung tersebut cukup lama bersanding di punggung pria berumur 33 tahun itu, dirinya memakai nomor itu untuk pertama kali pada musim 2009-2010. Sampai saat dirinya memutuskan untuk memenuhi pinangan Zenit St. Petersburg usai musim 2017-2018 berakhir.

Diketahui nomor 8 sendiri merupakan nomor yang banyak dikenakan oleh beberapa pemain legendaris Juventus. Salah satu pemain yang sempat menggunakannya yakni Antonio Conte, serta ada juga Emerson yang sempat sebentar menggunakan nya.

Selain itu masih banyak sosok legendaris yang juga pernah mengenakan nomor punggung 8 itu di Juventus. Didier Deschamps dan juga Marco Tardelli merupakan salah satu di antaranya.

Selepas era Marchisio, nomor punggung tersebut telah dilanjutkan oleh Aaron Ramsey yang baru bergabung pada musim panas ini. Ia direkrut dari Arsenal dengan status bebas transfer berhubung kontraknya telah berakhir bulan Juni lalu.

Ramsey diketahui telah mencatatkan tiga penampilan bersama Juventus dalam kompetisi Serie A. Nomor 8 pun telah digunakan dalam tiga laga perdananya, sementara Marchisio telah menyetujui jika nomor itu dikenakan Ramsey.

“Nomor punggung 8 saya telah berada di tangan yang terbaik. Aaron Ramsey adalah pemain yang fantastis,” ujar Marchisio saat ditemui media asal Inggris, Daily Mail.

Diketahui bahwa nomor 8 merupakan nomor yang penting dan sakral, Marchisio tidak ingin sembarangan pemain yang menggunakan nya. Namun dirinya berharap Ramsey merupakan sosok yang tepat, atau pemain akademi yang mampu tampil di skuat inti Juventus.

“Nomor 8 adalah angka yang sangat indah dan kini tiba di punggung seseorang. Preferensi saya hanya dua, Ramsey atau seorang pemain akademi yang masuk ke dalam tim inti,” lanjutnya.

Claudio Marchisio diketahui telah memutuskan untuk gantung sepatu dari dunia sepakbola yang membesarkan namanya. Disepanjang karirnya, separuh karirnya dihabiskan bersama Juventus.