Performa Jelek Courtois Karena Kena Sindrom De Gea

Performa Thibaut Courtois tak kunjung juga membaik sejak berseragam Real Madrid. Pemain asal Belgia ini pun diklaim mengalami sindrom David De Gea, ini pun menjadi alasan penampilan nya selalu jelek.

(L-R) Real Madrid goalkeeper Thibaut Courtois, Emmanuel Dennis of Club Brugge KV during the UEFA Champions League group A match between Real Madrid and Club Brugge at the Santiago Bernabeu stadium on October 01, 2019 in Madrid, Spain

Thibaut Courtois yang direkrut Real Madrid dari Chelsea pada bursa transfer musim panas 2018 kemarin, memang belum juga menjanjikan. Terakhir, pemain yang kini berusia 27 tahun ini kebobolan dua kali saat Los Blancos menghadapi Club Brugge di Santiago Bernabeu, pada matchday kedua Liga Champions, Rabu (2/10) dini hari kemarin.

Gol pertama dari Club Brugge pun membuat Thibaut Courtois begitu disorot tajam. Gol ini pun terjadi setelah blunder yang dilakukan nya, sehingga sepakan tak sempurna dari Emmanuel Dennis tetap bisa masuk ke gawang Real Madrid.

Akibat penampilannya itu, Thibaut Courtois pun ditarik keluar Zinedine Zidane di babak kedua, yang kemudian diklaim karena perutnya bermasalah. Namun, penampilannya yang dicap jelek menjadi permasalahan ini.

Jika ditotalkan, Thibaut Courtois sudah kebobolan 59 kali dari 43 penampilan sejak resmi berseragam Real Madrid. Namun menurut dari pelatih kiper Timnas Belgia, yakni Erwin Lemmens jika penampilan jelek Courtois karena mengalami sindrom De Gea atau menerima perlakuan tidak tepat sehingga performanya pun terpengaruh.

“Saya melihat jika mereka (Real Madrid) tidak sesuai memperlakukan nya,”ungkap dari Lemmens dikutip dari Daily Mail.

“Dia pemain yang special. Sangat tidak biasa jika dia selalu tampil di level tertinggi bersama kami (Timnas Belgia), namun di sana dia malah menderita sindrom De Gea,” jelasnya.

David De Gea sama seperti Courtois, kadang dia juga membuat blunder bagi Manchester United meskipun dianggap sebagai salah satu kiper terbaik di dunia.

Lemmens menambahkan, Courtois seolah menjadi kambing hitam dari masalah Real Madrid secara keseluruhan. Menurutnya, permainan buruk tim tidak bisa disalahkan pada satu orang pemain, khususnya kiper. Lemmens pun berharap Zidane tak menyisihkan Courtois.