Mourinho: Zaman Sekarang, Pelatih Butuh Perlindungan dari Pemainnya

agrabet – Sangat banyak yang dirasa oleh pelatih dari Portugal, Jose Mourinho, waktu melatih Manchester United dahulu. Dia menyalahkan jumlahnya pekerjaan yang dikasihkan pada seseorang pelatih, diantaranya ialah bagaimana mereka mesti punyai urusan dengan pemain.

Mourinho sah tinggalkan kursi kepelatihan Manchester United per bulan Desember 2018 kemarin. Ketetapan berpisah itu muncul sesudah The Red Devils menerima kekalahan membuat malu dari lawan terberatnya, Liverpool, di arena Premier League dengan score 1-3.

Peristiwa itu dipandang seperti puncak dari kesabaran club pada dianya. Jauh awal mulanya, dia sudah dirumorkan akan dikeluarkan sebab beberapa hasil jelek yang dituai team dan persoalan dengan pemain, seperti Paul Pogba serta Antonio Valencia. Sekarang, Mourinho belum juga membela club mana saja. Akan tetapi dia miliki waktu untuk bicara panjang lebar pada beIN Sports masalah bagaimana besaran pekerjaan yang dikasihkan club pada pelatih dan apakah yang dia kehendaki di waktu yang akan datang.

“Jaman saat ini, seseorang pelatih perlu susunan serta suport dari club untuk mengendalikan stafnya. Lama-lama semakin susah terkait dengan cara langsung dengan pemain,” tutur Mourinho.

“Tiap-tiap club mesti memiliki perwakilan yang akan berkomunikasi dengan pemain, dengan itu semua semakin lebih terorganisir. Pelatih semestinya cuma melatih saja, tidak jadi orang yang mengawasi kedisiplinan,” sambungnya. Mourinho yakin karenanya ada susunan semacam itu, jadi pemain di jaman saat ini tidak dapat kembali lakukan tindakan sesuka hatinya. Karena urusannya bukan sekedar ke pelatih saja, tetapi pun ke club berbentuk jalinan vertikal.

“Club tiada susunan, yang membuat keadaan dimana pemain tak akan terkait langsung dengan pelatih, akan tetapi malah berelasi dengan susunan tersebut,” imbuhnya.

“Satu club miliki pemilik atau presiden, CEO atau direktur eksekutif, direktur berolahraga, lantas manajer. Serta susunan ini dapat searah dengan pembaharuan yang sepak bola beri,” sambungnya.

“Buat saya, club mesti terorganisir dengan begitu baik untuk dapat melawan keadaan semacam ini. Dimana pelatih hanya pelatih serta bukan orang yang perlu mendisiplinkan pemain,” pungkasnya.