Karena Gagal Penalti, Paul Pogba Jadi Serangan Rasialis

Seperti diketahui bahwa Paul Pogba gagal menjalankan tugasnya sebagai eksekutor dimana Manchester United berhadapan dengan Wolverhampton Wanderers dalam kompetisi Premier League. Hal ini juga menjadi pemicu gelandang asal Prancis ini menjadi korban serangan rasial.

Manchester United hanya bermain imbang kontra Wolverhampton Wanderers 1-1, di Molineux Stadion, Selasa (20/8/2019) dinihari WIB. Namun sebenarnya The Red Devils sebenarnya punya kesempatan untuk memenangkan laga melalui penalti, namun kegagalan dari Paul Pogba menjadi penyebab tim nya hanya bermain imbang.

Sebenarnya, Marcus Rashford yang seharusnya diberikan kesempatan untuk melakukan eksekusi penalti. Namun Paul Pogba yang ingin mengeksekusinya, akan tetapi penalti yang dilakukan malah gagal setelah ditepis kiper Wolves, yakni Rui Patricio.

Kegagalan dari eksekusi penalti Paul Pogba, bisa dikatakan menjadi keempat kalinya semenjak musim lalu kompetisi Premier League. Catatan ini menjadi paling banyak diantara para pemain yang berada di Liga Inggris.

Sementara kegagalan penalti ini pun membuat Paul Pogba menjadi korban serangan rasialis. Melalui media sosial, eks punggawa dari Juventus ini menjadi korban hinaan dengan kata-kata kasar dan juga perkataan tentang binatang.

Paul Pogba tidak hanya menjadi korban serangan rasialis melalui akun medsosnya, dirinya juga menjadi korban intimidasi. Menurut dari The Sun, mengklaim jika ini semua terjadi setelah Manchester United hanya bermain imbang 1-1 kontra Wolveshampton.

Ini menjadi kasus rasisme ketiga di Inggris dalam beberapa pekan terakhir. Sebelumnya striker Chelsea Tammy Abraham dan gelandang Reading Yakou Meite kena serangan serupa, juga karena perkara gagal penalti.