Gelar Pertemuan Darurat, Ban Kapten Granit Xhaka Dicopot

Belum lama ini Arsenal dikabarkan telah mengadakan pertemuan darurat dengan pihak Granit Xhaka, hal ini tak terlepas dari sikap kontroversialnya saat ditarik keluar dari lapangan pertandingan kontra Crystal Palace. Pertemuan ini sendiri, diyakini untuk membahas terkait jabatan kapten dari Xhaka.

Granit Xhaka dalam laga Arsenal vs Cyrstal Palace menjadi pemain paling disorot. Sikap tidak terpuji Xhaka saat ditarik keluar menjadi penyebabnya, apalagi dirinya sempat memprovokasi fans, dan membuang jersey kebesaran dari Arsenal.

Banyak pihak yang melihat reaksi dilakukan Granit Xhaka sangat berlebihan dan buruk, terlebih lagi dirinya merupakan kapten tim bagi Arsenal. Apalagi seorang kapten tim harus bisa memjadi contoh baik, dan sikap profesional nya.

Granit Xhaka sendiri memang seorang pemain yang keras, sejauh ini pun dirinya tercatat sebagai pemain Premier League yang paling banyak melakukan pelanggaran. Meskipun begitu, reaksi berlebihan yang dilakukan tentunya tidak bisa ditoleransi.

Kabar terkini dari Sky Sports, mengklaim jika jajaran pihak manajemen Arsenal telah mengandakan pertemuan tertutup antara Granit Xhaka dan Unai Emery. Meskipun begitu, belum diketahui apakah pertemuan ini untuk mencopot ban kapten yang saat ini dipegang pemain asal Swiss tersebut.

Sementara Unai Emery tidak ingin masalah ini semakin diperbesar dan dipersulit. Meskipun dirinya sadar betul jika reaksi yang dilakukan Xhaka sangat keliru, namun melepaskan jabatan ban kapten dari Xhaka bukan jalan terbaik.

“Tentunya saya tahu dia (Granit Xhaka) salah. Namun situasi ini harus kita tanggapi dengan tenang, serta membahas ini secara privat,”ungkap dari Emery.

Lebih lanjut, Emery menegaskan bahwa pemain hebat mana pun harus mendapatkan kepercayaan fans. Klub sepak bola bisa bertahan karena fans, pemain bisa berkembang karena kritik fans. Emery berharap Xhaka memahami itu.

“Saat ini kami akan berbicara dengan nya, sebab reaksinya berlebihan salah. Suporter yang membuat kami berada di sini, tentunya kita harus bekerja keras dan harus menghargai fans seperti cara mereka memberikan dukungan dan juga kritikan kepada kita semua (pemain dan pelatih),”tutupnya

Sementara situasi diyakini makin bertambah buruk, apalagi Granit Xhaka belum juga buka suara terkait sikapnya itu. Hingga saat ini pun, pemain Timnas Swiss ini belum mengungkap kan permintan maaf secara resmi.