Air Mata Warnai Perpisahan Ranieri dan AS Roma

Pertandingan yang mempertemukan AS Roma kontra dari Parma di kompetisi lanjutan Serie A, merupakan laga terakhir Claudio Ranieri sebagai juru taktik bagi tim asal ibukota Roma tersebut. Bahkan Momen ini diwarnai air mata dari eks pelatih Leicester City setelah melewati suasana mengharukan tersebut.

Laga yang berlangsung di Olimpico, Senin (27/5) dinihari WIB juga menjadi persembahan AS Roma untuk Claudio Ranieri dan Daniele De Rossi, disamping mereka juga tengah berupaya mengejar tiket Liga Champions. Kedua nya sendiri bakalan hengkang dari tim setelah kompetisi Serie A berakhir untuk musim ini.

Diketahui bahwa Claudio Ranieri tidak menerima perpanjangan kontrak sebagai pelatih AS Roma. Sementara pemain veteran nya, Daniele De Rossi memilih untuk hengkang setelah keinginan nya untuk mencari tantangan baru bersama tim lain.

AS Roma sendiri memberikan sebuah perpisahan yang cukup dramatis untuk keduanya di pertandingan tersebut. Sementara ‎i Giallorossi langsung unggul dalam laga tersebut melalui Lorenzo Pellegrini di menit ke-35, sebelum akhir disamakan tim tamu melalui Gervinho empat menit sebelum babak pertama laga berakhir.

Namun AS Roma mampu untuk memastikan kemenangan setelah Diego Perotti mampu mencetak gol keunggulan pada menit ke-89. Namun keberhasilan untuk meraih tiga poin penuh tak mampu membawa I Giallorossi masuk kedalam zona Liga Champions musim depan, setelah finis di peringkat keenan dengan torehan 66 poin saja dan hanya mampu untuk mengikuti Liga Europa untuk kompetisi musim depan.

Meskipun begitu, ada momen menarik yang terjadi setelah para pendukung setia dari AS Roma memberikan aplaus untuk Claudio Ranieri usai laga berakhir dan serta sebuah banner besar yang bertuliskan ucapan terima kasih untuk jasa nya. Momen ini sendiri membuat eks pelatih milik dari Leicester City ini begitu emosional, hingga akhirnya meneteskan air mata nya.

“Saya begitu merasakan suasana yang cukup emosional ini. Namun itu bukan air mata saya, namun air hujan yang mengenai wajah saya sembari bercanda,”ungkap dari Ranieri kepada Sky Sports usai laga pertandingan.

“Jujur ini momentun yang cukup emosional untuk diri saya.Apalagi fans sangat menghargai kinerja saya terutama hari kepergiaan saya. Tentu ini momentun yang menyulitkan saya untuk mengucapkan perpisahan ini,”tambahnya lagi.

“Namun saya berharap jika pengganti saya (pelatih baru) selanjutnya, saya hanya meminta mereka bisa lebih baik lagi karena tim ini sangat saya hargai dan itu paling penting terutama untuk fans. Semoga dia bisa melakukan pekerjaan nya dengan baik lagi,”tutupnya mengakhiri.